By Rachel Corrie, aged 10 — 1990

http://rachelcorriefoundation.org/rachel/emails

I’m here for other children.
I’m here because I care.
I’m here because children everywhere are suffering and because forty thousand people die each day from hunger.
I’m here because those people are mostly children.
We have got to understand that the poor are all around us and we are ignoring them.
We have got to understand that these deaths are preventable.
We have got to understand that people in third world countries think and care and smile and cry just like us.
We have got to understand that they dream our dreams and we dream theirs.
We have got to understand that they are us. We are them.
My dream is to stop hunger by the year 2000.
My dream is to give the poor a chance.
My dream is to save the 40,000 people who die each day.
My dream can and will come true if we all look into the future and see the light that shines there.
If we ignore hunger, that light will go out.
If we all help and work together, it will grow and burn free with the potential of tomorrow.

Lanjut Baca »

Proyek Gagal (1)
Senin, 7 Juni 2010 | 10:55 WIB
LUKAS ADI PRASETYA

http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/06/07/10555880/.taman.kuliner.sepi.dan.muram

“Tempat Makan dan Belanja Nyaman”. Begitu tulisan leaflet Taman Kuliner. Ada juga tulisan, ”live music setiap malam Minggu, lomba karaoke, pentas seni”.

Itu semua memang ada. Tepatnya pernah ada sejak Juni 2007 hingga setahun lalu. Sekarang, lupakan bayangan indah tempat makan yang digadang-gadang sebagai ikon wisata Sleman itu. Taman Kuliner sekarang muram.

Lanjut Baca »

Sejumlah Proyek di DIY Gagal Mengemban Tugas
Senin, 7 Juni 2010 | 10:51 WIB

http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/06/07/10514287/seperti.tanpa.rencana.dan.pengelola

YOGYAKARTA, KOMPAS – Sejumlah proyek besar infrastruktur di DI Yogyakarta yang dikerjakan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota saat ini gagal mengemban tugas mulianya. Padahal, proyek-proyek itu dibangun dengan menghabiskan dana besar dari rakyat. Tujuannya pun ndakik-ndakik saat perencanaannya. Namun sekarang, setelah bangunan itu tersedia, semua tujuan yang tercatat di rencana seperti tidak ada.

Mulai Senin (7/6) hingga Jumat (11/6), Kompas akan menurunkan tulisan tentang nasib proyek- proyek yang masuk kategori gagal yaitu Taman Kuliner (Sleman), Pasar Seni Gabusan (Bantul), Youth Centre DIY (Sleman), Terminal Tipe A Wonosari (Gunung Kidul), dan Terminal Giwangan, Yogyakarta.

Lanjut Baca »

SENI TRADISI
Senin, 7 Juni 2010 | 06:29 WIB
IDHA SARASWATI

http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/06/07/06293453/pentas.pamit.mati.ketoprak.tobong

Di samping panggung yang berdiri di tengah Alun-alun Selatan, Yogyakarta, diletakkan dua karangan bunga dukacita. Pada karangan bunga itu tertulis: ”Turut Berduka Cita atas Bergugurannya Budaya Tradisional Bangsa Indonesia”.

Dua karangan bunga duka itu dikirim Sonny Persada Jakarta dan http://www.wacananusantara.org sebagai wujud simpati bagi anggota kelompok ketoprak tobong Kelana Bhakti Budaya. Senin (31/5) malam, kelompok ini mengadakan prosesi pamit mati dengan lakon Ronggolawe Gugur.

Lanjut Baca »

Selasa, 01 Juni 2010 07:15

http://www.lebihcepat.com/nasional/34-berita-nasional/22857-prabowo-subianto-amalkan-kembali-pancasila.html

Prabowo Subianto Yogyakarta – Bangsa Indonesia kini saatnya mengamalkan kembali Pancasila dalam kehidupannya, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kata Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto, di Yogyakarta, Senin malam.

Berbicara pada sarasehan memperingati lahirnya Pancasila 1 Juni yang diselenggarakan Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa (MLPT), ia mengatakan Pancasila harus dikembalikan ke pengamalan yang semestinya, dan jangan hanya diucapkan tetapi tidak diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Lanjut Baca »

Laman Berikutnya »